Apa yang dimaksud dengan pasir silica

Apa yang dimaksud dengan pasir silica?

Silika adalah nama yang diberikan kepada sekelompok mineral yang terdiri dari silikon dan oksigen. Kedua elemen ini paling melimpah di kerak bumi. Silika ditemukan umumnya dalam bentuk kristal dan jarang dalam keadaan amorf. Hal ini disebabkan karena silika terdiri dari ikatan satu atom silikon dan dua atom oksigen, rumus kimia silika adalah SiO2.

Pasir terdiri dari butiran atau partikel kecil dari mineral dan fragmen batuan. Meskipun butiran mungkin berasal dari setiap komposisi mineral, komponen utama dari pasir biasanya berupa mineral kuarsa yang terdiri dari silika (silikon dioksida). Komponen lain yang mungkin berada dalam pasir termasuk aluminium, feldspar dan mineral-mineral besi. Pasir dengan konsentrasi silika sangat tinggi disebut sebagai pasir silika (pasir kuarsa) atau biasa disebut juga dengan pasir industri. Pasir silika yang sangat terkenal di indonesia adalah pasir silika bangka dan pasir silika tuban.

 

Sifat Fisik dan Kimia Silica

Tiga bentuk utama dari kristal silika (quartz, tridimit, dan cristobalite) stabil pada suhu yang berbeda dan memiliki subdivisi. Misalnya, ahli geologi membedakan antara alpha dan beta kuarsa. Ketika “kuarsa alpha” bersuhu rendah dipanaskan pada tekanan atmosfer akan berubah menjadi “kuarsa beta” pada suhu 573 derajat Celcius. Tridimit terbentuk pada suhu 870 derajat celcius dan kristobalit terbentuk pada suhu 1470 derajat celcius.

Titik leleh silika adalah 1610 derajat celcius, lebih tinggi dari besi, tembaga dan aluminium, dan merupakan salah satu alasan mengapa silika digunakan untuk menghasilkan cetakan dan inti untuk produksi logam cor. Struktur kristal kuarsa didasarkan pada empat atom oksigen dihubungkan bersama untuk membentuk tiga dimensi yang disebut tetrahedron dengan satu atom silikon di pusatnya. Berjuta tetrahedron ini bergabung bersama-sama dengan berbagi satu atom oksigen untuk membentuk kristal kuarsa.

Pemanfaatan Pasir Silika (Pasir Kuarsa)

Penggunaan pasir silika (pasir kuarsa) tergantung pada kemurnian dan karakteristik fisiknya. Beberapa sifat fisik pasir silika yang penting antara lain: ukuran dan distribusi butir, bentuk butir, dan kekuatan butir. Untuk keperluan industri, deposit murni silika mampu menghasilkan produk paling sedikit 95% SiO2. Akan tetapi, seringkali nilai kemurnian yang lebih tinggi diperlukan untuk keperluan industri tertentu. Pasir silika banyak berfungsi dalam industri seperti: Pembuatan kaca, Pengecoran Logam, Metalurgi, Industri Kimia, Konstruksi, Cat & Coating, Keramik & Refraktori, Bahan filter (filtrasi) air, menjaga recovery dalam pengeboran minyak dan Gas, dan masih banyak lagi kegunaan yang lain.

Pada industri metalurgi, pasir silika memainkan peran penting dalam memproduksi berbagai besi dan logam non-ferrous. Dalam produksi logam, pasir silika berfungsi sebagai fluks untuk menurunkan titik leleh dan viskositas terak untuk membuatnya lebih reaktif dan efisien. Pada idustri kimia, pasir silika yang berbasis silikon adalah merupakan bahan dasar dari ribuan produk yang kita gunakan sehari-hari, mulai dari pengolahan makanan, sabun dan pewarna. SiO2 juga dapat direduksi menjadi logam silikon dengan kokas pada tungku, untuk menghasilkan “Si prekursor” yang dapat digunakan untuk proses kimia lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *